Tampilkan postingan dengan label Penerbit Kata Depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbit Kata Depan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 April 2017

[REVIEW] Troublemaker - Dhitapuspitan

Diposting oleh My Booklicious di 12.19 0 komentar

Judul: Troublemaker
Penulis: Dhitapuspitan
Editor: Gita Romadhona & Adhista
Penata Letak: Wahyu Suwarni
Desainer Sampul: Deff Lesmana & Milfaa Saadah
Penerbit: KataDepan
Tahun Terbit: 2016
ISBN: 978-602-6475-14-5



BLURB
 
Bagi Derin, jatuh cinta ternyata nggak segampang meng-capture gambar lewat kamera. Tidak juga selalu manis dan renyah seperti potongan cheese cake yang selalu dia suka. Cinta ternyata tidak selalu menyenangkan seperti dalam kisah-kisah yang diceritakan.
 
Sejak bertemu Arka—cowok yang so-damn-cool kalau lagi unjuk trik di atas skateboard—Derin merasa waktu berjalanterlalu cepat. Rasanya, tiap saat pengin dia habiskan bareng Arka, meski itu sekadar duduk mengibrol saja.
 
Namun, setelah mereka semakin akrab, Derin merasa ada yang janggal. Arka terlalu tahu tentang dirjnya. Segalanya. Termasuk masa lalu dan orang-orang yang tersangkut di dalamnya—yang sangat ingin ia lupakan.
 
Apa motif Arka sebenarnya? Apakah Derin harus mulai menyiapkan diri untuk kecewa?
 
Saat jatuh cinta, kau tahu, kau harus bersiap akan segala kemungkinan. Termasuk, harapan yang kadang tidak sesuai kenyataan. 
 
***
 

“Sampai hari ini, gue juga nggak ngerti apa motif lo ngedeketin gue.” (hal. 141)

 
Derin. Alessa. Dua orang yang dianggap sebagai troublemaker di SMA Garda. Dua orang yang tadinya bersahabat namun berubah menjadi musuh. Derin tidak tahu alasan mereka menjadi seperti itu. Yang dia tahu, Alessa seperti begitu membencinya. Dia selalu membuat ulah untuk mengganggu Derin. Hingga suatu hari, perkelahian di sekolah membuat keduanya diskors selama tiga hari.

Hari pertama diskors, Derin berkenalan dengan Arka—murid SMA Hayden yang sedang membolos. Keduanya pun mengobrol dan menjadi dekat. Arka bahkan rela bolos tiga hari untuk menemani Derin yang masih diskors. Hari kedua, Derin melihat Arka bermain skateboard, dan menurutnya itu sangat keren. Memasuki hari ketiga, keduanya semakin dekat. Arka bahkan membawa Derin ke tempat spesial dan memberinya cheesecake. Perlakuan Arka semakin membuat Derin melayang dan menumbuhkan rasa baru di hatinya.
 
Namun berita kedekatan Derin dan Arka sampai di telinga Alessa. Tentu Alessa tidak diam saja. Berita itu membuatnya kembali mengusik Derin. Hingga suatu kejadian membuat Derin merasa ada yang janggal. Kedekatannya dengan Arka, kebencian Alessa yang semakin menjadi-jadi, dan kemunculan Ervin—mantan Derin—membuat pikirannya kerap dilanda kebingungan.
 
Apa sebenarnya yang membuat Alessa membenci Derin? Apakah Arka benar-benar tulus menyayangi Derin? Lalu untuk apa Ervin kembali mendekati Derin? Bagaimana jika empat remaja itu terikat dalam masa lalu yang menorehkan luka untuk masing-masing?
 
*** 
 
Membaca cerita Troublemaker di usia yang sudah berkepala dua membuatku teringat pada masa-masa di SMA. Meski lebih banyak menghabiskan waktu di kelas dan perpustakaan, tapi aku cukup tahu tentang lingkungan kelas. Tentang geng-geng dengan nama yang khas, tentang persaingan antarkelas, bahkan tentang persaingan dalam hal asmara. Kisah Derin dan Alessa memberi gambaran tentang suasana remaja yang kental dengan jiwa yang meledak-ledak, tergambar dari pertengkaran-pertangkaran mereka baik yang hanya adu mulut maupun yang melibatkan fisik.
 
Konflik yang berpusat pada masa lalu membuatku ikut penasaran masalah apa yang terjadi pada Derin dan Alessa hingga persahabatan keduanya menjadi retak. Dengan bahasa penceritaan yang sangat khas remaja, ceritanya mengalir dengan baik. Apalagi cerita ini disampaikan dengan sudut pandang orang pertama, sehingga pembaca bisa menyesuaikan langsung dengan suasana hati sosok yang tengah bercerita. Sudut pandang yang digunakan adalah dari sosok Derin, sehingga pembaca akan sangat mengetahui bagaimana karakternya. Selain itu terselip dua bab yang menggunakan sudut pandang Arka. Jadi, pembaca bisa tahu bagaimana perasaan Arka yang sebenarnya.
 
Alur ceritanya dibuat campuran antara maju dan mundur. Beberapa kisah dari masa lalu Derin diceritakan lewat narasi. Namun ada pula bagian masa lalu yang tidak diketahui Derin sekaligus menjadi bagian inti konfliknya, sehingga disimpan pada akhir cerita. Jadi, bisa dibilang ceritanya cukup menarik dengan jalan yang tidak datar-datar saja. Satu masalah yang mulai reda akan disambut dengan masalah lain, dan semakin akhir semakin penting pula. Bahkan ending yang dipilih penulis pun membuatku kaget. Kalau ada sekuel, aku dengan senang hati akan membacanya. 
 
Tokoh-tokoh dalam novel ini pun memiliki karakter yang cukup seimbang. Derin merupakan sosok yang tidak banyak bicara, akrab pada teman terdekat, dan bisa ketularan cerewet kalau sudah berhubungan dengan Alessa. Dia tokoh protagonis yang kental, tidak akan mengusik orang lain jika tidak diusik lebih dulu oleh orang lain. Karakter Alessa memang cukup menyebalkan karena membenci Derin dan selalu memulai pertengkaran. Duo troublemaker SMA Garda ini memang cucoook. Nah, selanjutnya Arka. Kalau pada bagian blurb Arka disebut sebagai sosok so-damn-cool, maka begitulah kenyataannya. Selain jago main skateboard, Arka juga nge-band dan memegang posisi drummer. Kurang keren apalagi coba? :D :D
 
Pastinya, karakter-karakter khas remaja pada tokoh di novel ini memang tidak bisa lepas dari kehidupan nyata. Apa yang aku dapat dari novel ini yaitu bahwa jangan sampai membiarkan amarah dan dendam dari masa lalu menguasai kita, dan mengendalikan kita hingga dewasa. Jika ada hal-hal yang mengganggu dan mengganjal, selesaikan lebih dulu, agar kita bisa menjalani hari-hari di masa depan dengan lebih tenang. 
 
Untuk ukuran kisah remaja, novel ini cukup memuaskan. Ada beberapa typo dan kalimat yang agaknya kurang pas, namun tidak terlalu mengganggu saat dibaca. Dan yang pasti, kisah ini tidak sekadar tentang romansa remaja, tapi juga tentang kisah masa lalu yang meninggalkan kesan mendalam. Good job, Dhitapuspitan!
  



Read More >>>

Minggu, 26 Maret 2017

[WINNER ANNOUNCEMENT] Booktour KataDepan "Troublemaker"

Diposting oleh My Booklicious di 17.19 0 komentar
Hai... Hai... Hai...

Alhamdulillah, ya, #BookTourKataDepan #CeritaMasaLalu di blogku sudah ditutup 23 Mei, kemarin. Sekarang, giliran aku mengumumkan pemenang yang berhasil mendapatkan 1 eks novel Troublemaker karya Dhitapuspitan.

Tapi, sebelum memberikan pengumumannya, aku mau mengucapkan terima kasih terlebih dahulu pada Penerbit KataDepan dan Mbak Gita Romadhona selaku pimred yang telah memberikan kesempatan padaku untuk menjadi salah satu host pada booktour ini. Terima kasih juga pada kakak-kakak dan teman-teman sesama host yang telah memberikan bantuannya pada booktour di blog My Booklicious ini.

Sekadar informasi, #BookTourKataDepan #CeritaMasaLalu ini adalah BOOKTOUR PERTAMA yang diadakan di blog My Booklicious, sekaligus pengalaman pertamaku menjadi host. Oleh karena itu, aku mohon maaf dan pemaklumannya jika masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam pelaksanaannya. Semoga ke depannya, aku juga mendapat kesempatan lain untuk terus belajar dan menjadi host yang lebih baik lagi.

Jangan kapok, ya... :)))

~~~~~~~~~~ WINNER ANNOUNCEMENT ~~~~~~~~~~

Nah... sekarang saatnya pengumuman pemenang.

Setelah baca jawaban temen-temen semua, aku...jadi pusing. *ternyata gini rasanya milih pemenang*
Untuk booktour pertama ini, aku memang tidak memberi batasan pada partisipan dalam membuat jawaban. Aku membebaskan jawaban sebanyak apa pun yang terbayang di benak kalian. Dan mungkin itu juga yang bikin aku jadi bingung. Tapi, mau gak mau, tetap hanya ada 1 pemenang yang harus kupilih.

Jadi, setelah berpusing ria, aku udah pilih 1 pemenang yang akan mendapatkan novel Troublemaker karya Dhitapuspitan ini. Siapakah dia?


Nama: Rinita
Twitter: @Rinitavyy

Selamat, ya, buat kamu.
Silakan kirim data dirimu berupa nama lengkap, alamat lengkap, dan nomor telepon yang bisa dihubungi ke email-ku, alamatnya di afiput@gmail.com dengan subjek Pemenang Kuis Troublemaker dari Afiyatul Futhona.

Buat kalian yang belum beruntung, jangan sedih atau kecewa, ya. Semoga kita bisa ketemu lagi di giveaway yang lain dan siapa tahu giliran kalian pemenangnya. Tetap semangat membaca!!!




Read More >>>

Selasa, 21 Maret 2017

[BOOKTOUR & GIVEAWAY] Cerita Masa Lalu ft. "Troublemaker"

Diposting oleh My Booklicious di 13.07 21 komentar


Masa lalu adalah perihal berdamai, bukan melupakan.  

Aku menemukannya pada sebuah novel yang kubaca, beberapa tahun yang lalu. Meski tidak sama persis dengan yang tertulis di novel, tapi aku setuju pada kalimat itu.

Seseorang tidak bisa lepas dari masa lalunya, termasuk kita. Karena bagaimanapun, sosok kita yang sekarang adalah perwujudan kita di masa lalu, dengan atau tanpa perubahan di dalamnya. Apa pun yang terjadi di waktu lampau dan berbagai cerita menyertainya pasti menyisakan jejak di ingatan, entah yang dianggap indah atau justru dianggap buruk. Tapi, bukan berarti kita harus terjebak dalam kubangan masa lalu. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa belajar dan mengambil hikmah dari setiap cerita di masa lalu itu agar ke depannya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Seindah apa pun cerita masa lalu, ia tetap masa lalu. Karena yang tengah dihadapi adalah masa sekarang, maka kita tak boleh terlena oleh keindahan yang ada di masa silam, agar nanti tak hanyut dan tenggelam saat tiba-tiba ada badai cobaan menerjang. Sebaliknya, seburuk apa pun kenangan yang kita miliki, ia tak harus dilupakan. Yang perlu kita lakukan adalah mencoba berdamai. Mungkin memang tidak mudah karena akan membutuhkan penerimaan dengan lapang dada. Tapi, sejatinya manusia harus terus berusaha, kan? 

Usaha untuk berdamai dengan masa lalu akan lebih mudah kalau semua sudah terbaca. Artinya, jangan biarkan banyak hal dengan akhir yang menggantung tanpa kejelasan. Semuanya perlu diselesaikan lebih dulu, entah itu manis atau pahit. Karena justru sesuatu yang belum selesai itu yang kerap menghantui hingga masa sekarang, bahkan mungkin masa depan. Dan pastinya, itu memerlukan sikap terbuka. Apalagi kalau itu berkaitan dengan orang lain. Karena orang lain belum tentu paham kalau kita tidak mengungkapkannya sendiri.

Jangan sampai kita terkesan membenci, menjauh, menghindar, atau bahkan menyakiti tanpa sebab karena kita yang tidak mau terbuka dan berterus terang tentang apa yang kita anggap sebagai awal masalah. Jika sudah saling bicara, tentu semuanya akan terasa lebih lapang. Dan semoga usaha kita untuk berdamai dengan masa lalu menjadi lebih mudah.

Ah... Aku seperti sedang berceramah, jadinya. Tapi bukan maksud menggurui tentunya. Aku juga punya banyak cerita di masa lalu yang tentu tidak semuanya menyenangkan. Tapi memang satu yang selalu ditekankan orang tuaku, dan selalu aku ingat samapai sekarang: “Jangan ujug-ujug ngambek, bilang dulu maunya apa, salah orang lain apa. Kalau gak ngomong, ya mana orang ngerti."




Hal itu tak jauh berbeda dari kisah Derin, Arka, Alessa, dan Ervin pada novel Troublemaker karya Dhitapuspitan. Masa lalu yang mengikat mereka, dan berbagai perasaan yang menggantung tanpa pembicaraan, apalagi penyelesaian, membuat mereka harus terlibat dalam berbagai masalah. 

Derin dan Alessa bersahabat, dulu. Namun sikap Alessa yang berubah membuat Derin merasa bingung. Mereka kerap bertengkar dan menjadi biang masalah di sekolah. Di tengah pusingnya menghadapi Alessa, Derin bertemu Arka. Hubungan keduanya terjalin akrab. Namun bagaimana jika Arka memiliki masa lalu yang disembunyikannya dari Derin? Apa yang akan dilakukan Derin agar dia, Alessa, Arka, dan Ervin tidak selamanya terjebak pada masa lalu? 

~~~~~~~~~~ GIVEAWAY TIME ~~~~~~~~~~


Nah, setelah membahas banyak tentang masa lalu, sekarang saatnya giveaway. Ada 1 buah novel Troblemaker karya Dhitapuspitan yang siap menjadi milikmu.

Syaratnya gimana?

1. Peserta harus memiliki alamat pengiriman di Indonesia.  
2. Follow media sosial kami:
3. Repost/share info giveaway ini di akun sosial media milikmu, baik twitter atau instagram. Boleh juga share di dua-duanya.
  • Jika di instagram: repost foto banner di atas yang sudah di-upload di akun IG milikku.
  • Jika di twitter: cantumkan link post ini dengan mention 2 akun di atas, gunakan juga hashtag #BookTourKataDepan #CeritaMasaLalu.
4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun medsos-mu, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu.

Apa yang akan kamu lakukan jika selalu teringat pada masa lalu yang membuatmu sedih, marah, atau tertekan? Mari berbagi cerita. :)))

5. Giveaway ini berlangsung hanya 3 (tiga) hari saja dimulai hari ini sampai tanggal 23 Maret 2017 Pukul 23.59 WIB
6. Pemenang diumumkan maksimal 2 hari setelah periode giveaway berakhir.

Selamat mencoba!!!!!



Read More >>>
 

My Booklicious Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea